Kamis, 25 November 2010

: Kupu-kupu dari Timur

Pagi menjelang, 
tak seperti biasanya. 
setelah semalam ada satu kepastian, 
saatnya pembersihan hati, 
dari segala kesemuan mimpi,
yang selalu menghantui hari,
menodai kesucian hati,


Dia yang telah Allah pilih, 
menemani hari-hari yang selama ini hanyalah sebuah ilusi. 
Memang tak secantik kupu-kupu dengan sayap pelangi,
yang mampu menyeruakkan pesona pada setiap hati.
Memang tak seindah kupu-kupu yang pandai menari.
yang menyapa setiap bunga namun tak punya arti.

Dialah kupu-kupu dengan sayap kusam karena selalu bergelut melawan hari,
Dialah kupu-kupu dengan sayap kuat karena sering melewati badai,
Dialah kupu-kupu yang menebar peduli pada tiap bunga yang tak pernah tersentuh selama ini.
Dialah kupu-kupu yang dengan senyumnya membuat iri bidadari,


Dia yang telah Allah beri,
Mengisi kekurangan diri,
Saling menggenapi,
Saling melengkapi.

Dia yang telah Allah datangkan,
Dengan sebuah tawaran yang menawan,
Taman Syurga di hadapan.

Kupu-kupu dari timur,
Bersamamu kan kuhabiskan umur,
Menebar kepedulian agar Iman tak kendur,
Mewarnai taman hati dengan penuh syukur.
Bersamamu semoga cinta ini pada-Nya takkan luntur.

Reaksi:

1 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Di Tanggapi