Selasa, 29 Mei 2012

Mainan Aman untuk Anak


BERMAIN menjadi kegiatan yang mengasyikkan bagi anak. Tak hanya untuk menghibur di waktu luang, bermain juga menjadi kegiatan untuk melatih kecerdasan dan motorik si kecil. Namun Anda juga mesti hati-hati dalam memilih mainan bagi anak. Jangan sampai mainan yang semestinya bermanfaat bagi si kecil malah membuatnya terluka atau jatuh sakit.

1. Keamanan
Perhatikan keterangan usia pada mainan anak dan pilih mainan yang sesuai dengan usia anak. Hindari mainan dengan bentuk yang tajam atau membuat anak tersedak. Perhatikan pula bahannya. Beberapa mainan mengandung zat pewarna atau aroma dengan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan anak.

2. Mudah dibersihkan
Biasakan untuk membersihkan mainan sebelum digunakan. Si kecil, terutama yang masih bayi atau balita, kerap memasukkan mainan ke dalam mulut. Bayangkan jika mainan dipenuhi kotoran, wah, bisa berbahaya kalau kotorannya masuk ke mulut anak!

3. Ukuran
Hindari memberi mainan dengan ukuran yang sangat kecil. Jika anak sedang iseng mengulum mainannya akan beresiko tertelan dan tersedak.

4. Tahan lama
Pilih mainan yang awet dan tidak mudah pecah. Hindari mainan berbahan kaca atau plastik yang dapat pecah atau terbelah dan melukai tubuh si kecil.
dari Berbagai Sumber
(rere/gur)

Reaksi:

1 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Di Tanggapi